INSEKTISIDA HAYATI

Natural Glio

Salah satu agens hayati yang bisa digunakan sebagai pengendalian hayati atau biologi adalah jamur entomopatogenik ( jamur yang memakan hama ) dan jamur antagonis ( Jamur yang memakan jamur) Ada beberapa alasan mengapa jamur entomopatogenik dan jamur antagonis banyak menjadi pilihan untuk pengendalian hama penyakit dari pada organisme lain. Diantaranya jamurentomopatogenik dan jamur antagonis mempunyai kapasitas reproduksi yang tinggi, siklus hidupnya pendek, dapat membentuk spora yang dapat bertahan lama di alam, bahkan dalam kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Disamping itu relatif aman, bersifat selektif, kompatibel dengan berbagai insektisida, relatif mudah diproduksi, kemungkinan menimbulkan resistensi sangat kecil. Selain itu, di beberapa negara maju telah digunakan secara rutin dan meluas, misalnya Rusia telah menggunakan Beauveria bassiana untuk mengendalikan Penggerek umbi Kentang, Colarado potato beetle (Laspeyresia pomonella ).

Keberhasilan pemanfaatan jamur en tomopatogenik dan jamur antagonis di lapangan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan (suhu, kelembaban), jumlah spora (termasuk viabilitas dan virulen sinya) yang disemprotkan, sehingga kemungkinan spora sampai sasaran cukup banyak. Di samping itu perlu di ketahui biologi hama atau daur hidupnya agar waktu penyemprotan dapat lebih tepat. Juga saat penyemprotan harus benar-benar tepat, maksudnya tidak di semprotkan pada waktu matahari terik, sebaiknya aplikasinya pada waktu mendung atau sore hari.

Viabilitas ( daya hidup ) spora jamur entomopatogenik dan jamur antagonis di pengaruhi oleh faktor suhu, kelembaban, pH, radiasi sinar matahari dan senyawa kimia seperti nutrisi dan pestisida. Hal ini penting untuk dipelajari, sebab syarat suatu patogen berhasil baik digunakan sebagai agensia pengendali hama yaitu harus memiliki viabilitas dan virulensi ( daya bunuh ) yang tetap terpelihara atau tinggi.

Salah satu jamur entomopatogenik adalah Beuaveria bassiana, ( Natural BVR ) dan jamur antagonis adalah Glio cladium sp, Trichoderma sp. ( Natural GLIO ) yang dikeluarkan oleh PT. Natural Nusantara Jogjakarta merupakan satu-satunya agens hayati yang telah bersertifikat dari komisi pestisida. Natu ral BVR sangat bagus untuk mengenda likan wereng, walang sangit, penggerek batang padi dan kakao, penggerek buah kopi dan kakao. Sedang Natual GLIO untuk mengendalikan penyakit layu baik Fusarium (jamur) atauXanthomonas sp dan Pseudomonas sp. (bakteri) dan bisa mengendalikan penyakit akar gada pada kobis dan akar putih pada tanaman perkebunan ( kakao, karet, sawit, sengon, kopi, teh dan kina ).

Incoming search terms:

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Live
  • MySpace
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati

Related posts:

  1. Pengendalian OPT Padi
  2. Natural BVR
  3. Natural GLIO
  4. Pestona
  5. Budidaya Melon Nasa
This entry was posted in Pestisida Organik and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>