Budidaya Cabai Archives

Budidaya Cabai Nasa

CabaiPupukNasa

SEMANGAT PAGI

Tidak ada yg sukar kalau kita mau berusaha dalam Budidaya Cabai tergantung kita mau atau tidak. Dengan teknologi dan teknis budidaya cabai yg benar InsyaAllah akan berhasil. Sebetulnya sejak pengolahan tanah perlu ditambah dolomit, NPK, pupuk kandang atau kompos serta SUPERNASA dan GLIO sebelum bedengan ditutup mulsa plastik. Jika sudah ditutup mulsa plastik jadi pemberian SUPERNASA dan GLIO dikocorkan ke lubang tanam sebelum tanam, kemudian NPK + SUPERNASA diberikan tiap 1-2 minggu saat pengocoran lebih bagus ditambah GLIO tuk mencegah penyakit terutama jamur. sedang penyemprotan POC NASA + HORMONIK tiap minggu sekali bisa dicampur pengendali hama organik seperti PESTONA, PENTANA atau BVR. Pada umur cabai 1,5 – 2 bulan pengocoran NPK bisa ditambah dengan POWER NUTRITION untuk memperbanyak buah. Untuk lebih jelasnya lihat leaflet teknis budidaya cabai NASA yg kami buat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk Petani Cabai. Salam NASA.

Incoming search terms:

  • cara memperbanyak buah cabe
  • budidaya cabe ala nasa
  • budidaya cabe dengan nasa
  • obat memperbanyak buah cabe
  • cara menanam cabe nasa
  • cabe organik nasa
  • pupuk cair nasa utuk tanaman cabe
  • cara memperbanyak buah cabai
  • Budidaya cabe ala pupuk nasa
  • pupuk buah buat lombok

Budidaya Cabai

budidaya cabaiCabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia, Karena buahnya selain dijadikan sayuran atau bumbu masak juga mempunyai kapasitas menaikkan pendapatan petani Berikut beberapa poin penting dalam budidaya cabai :

A. Persiapan Lahan

1. Siapkan lahan dengan antisipasi kebutuhan air rutin terinterval, pH tanah netral.

2. Olah lahan dengan memberikan pupuk kandang pasca fermentasi sebanyak 2 ton/ha, diperkaya dengan pupuk organik cair dengan kadar C-organik tinggi sebagai media pembiakan mikroba yang sinergis dengan cabai.

3. Perkaya dengan bakteri penambat N, penghasil hormon (ZPT), contohnya Azospirillum sp., Azotobacter sp., dll.

4. Perkaya dengan bakteri pelarut P & K serta bakteri peningkat antibodi tanaman dan biopestisida seperti Bacillus isp., Pseudomonas sp., dll.

B. Persemaian

1. Rendam benih dengan Hormonik/ Poc Nasa dengan dosis 20 ml/ liter air selama 1 malam.

2. Semprot kabut di daun dengan Poc Nasa/ hormonik pada pagi/ sore hari saat stomata daun membuka, berikan dengan dosis rendah (2 ml/liter air) setiap minggu sekali.

3. Bibit siap tanam/ pindah lapang pada 20 hari setelah semai.

C. Pemeliharaan dan Pasca Panen :

1. Untuk pemeliharaan, siram/kocor pupuk hayati pada perakaran tanaman setiap 2 minggu sekali dengan dosis 10 ml/ liter air.

2. Semprot kabut dengan tepat dosisPoc Nasa/ hormonik yang mengandung sitokinin, auksin, giberellin (pemacu percepatan vegetatif), etilena (perangsang bunga), asam absisat (pencegah dehidrasi), dan asam traumalin (pemacu percepatan penyembuhan luka), dimulai pada umur 10 hari setelah tanam, setiap 2 minggu sekali.

3. Setiap pasca panen, semprot kabut pada pagi/ sore hari ketika stomata daun membuka dengan Hormonik Dan Poc Nasa dosis 3 ml/ liter air. Hal ini bermanfaat untuk memperpanjang umur panen dan meningkatkan volume panen, karena dapat mempercepat penyembuhan luka bekas petik, serta  untuk merangsang keluarnya bunga lagi secara serempak.

Gunakan pupuk kimia dan Pupuk Organik Secara Berimbang

Incoming search terms:

  • Pupuk nasa untuk cabe
  • budidaya cabe pakai pupuk nasa
  • Cabai nasa
  • poc nasa untuk cabe
  • produk nasa untuk cabe
  • tehnik menanam cabe dengan menggunakan nassa
  • Tanaman cabe pakai POC NASA
  • menanam cabe dengan produk nasa
  • poc nasa cabe
  • Olah lahan tanam cabe pupuk nasa