Budidaya Jati Nasa

Pupupk Nasa JatiSebenarnya Dalam Budidaya kayu Jati dengan menggunakan Produk Nasa hampir sama dalam Budidaya Kayu Sengon

Berikut ini teknik Budidaya Jati dengan Teknologi Organik Nasa :

Pembibitan

  • Benih direndam air panas secukupnya. Setelah air hangat, segera dibuang (ulangi sekali lagi).
  • Setelah perendaman ke-2, rendam dengan air panas lagi tetapi diamkan hingga airnya dingin.
  • Tarnbahkan POC NASA sebanyak 1 cc/liter+ Hormonik 1 cc/liter. Setelah itu diamkan selama 4 jam.

Setelah perlakuan diatas kernudian diperam selama 4 hari. Daya kecambahnya bisa mencapai 90%. Setelah 4 hari diperam, benih dipisahkan dengan dimasukkan ke polibag. Benih berada di dalam polibag selama 6 bulan dan baru siap ditanam. Komposisi pada polibag adalah tanah dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Didalam polibag dilakukan perawatan dengan menggunakan produk NASA. Dosis penyernprotan sebelum bertunas adalah 40 cc poe NASA + 20 cc Hormonik / tangki, sehari disemprot 2 kali.

Penyemprotan setelah bertunas dilakukan seminggu sekali hingga 6 bulan dengan dosis 40 cc POC NASA + 20 cc Hormonik. Setelah 6 bulan bibit siap untuk ditanam.

Ciri bibit jati yang siap ditanam:

- Batang kuat, lurus dan kokoh,

- Perakaran berkembang baik,

- Daun hijau segar.

Bibit jati yang siap ditanam di lahan dimasukkan ke dalam lubang tanam dengan ukuran: – Panjang 50 cm, – Lebar 50 cm, – Kedalaman 50 cm. Sedangkan untuk jarak tanam: 2,5 m x 3 m. Perlu diketahui bahwa kondisi tanah lahan disini kritis, banyak batu, tinggi tanah dan top soil 25 cm – 30 cm.

Sebelum tanam saya menggunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang yang sudah matang dengan dosis 6 kg/lubang. Dan dalam perawatan tanaman saya menggunakan POC NASA, Super NASA, Hormonik ditambah pupuk makro yakni NPK. Penggunaan dan

perbandingan pupuk : 40 cc POC NASA + 10 cc Hormonik + 1 sdm Super NASA + 3 gelas NPK. Semuanya dilarutkan dalam 20 – 25 liter air untuk setiap 8 pohon atau rata-rata 3 liter/pohon.

Pemupukan dengan menggunakan produk NASA:

  • Umur 1 bulan 2 kali, awal dan akhir bulan,
  • Umur 3 bulan : 1Iiter/batang,
  • Umur6 bulan : 2Iiter/batang,
  • Umur9 bulan : 2Iiter/batang,
  • Umur 12 bulan: 3Iiter/batang,
  • Umur20 bulan: 3liter/batang
  • Umur 26 bulan : 4liter/batang

Selanjutnya bisa dilepas artinya bisa dipupuk lagi, kadang-kadang maupun tidak lagi.

Perbedaan dengan jati lain yang tidak menggunakan NASA dengan jati yang menggunakan NASA;

  • Pertumbuhan tanaman lebih cepat
  • Daun lebih lebar,
  • Warna lebih hijau,
  • Batang lebih lurus dan lebih besar,
  • Sedikit cabang.

Tanaman yang dipupuk dengan Produk NASA lebih sedikit serangan hama dan penyakitnya, serta daun segar-segar dan tidak mudah rontok walaupun sekarang musim kemarau. Pada tanaman yang tidak menggunakan NASA daun rontok dan kering. Tanah yang dipupuk dengan produk NASA lebih gembur dibandingkan yang tidak menggunakan produk NASA.

Kayu jati yang menggunakan produk NASA memiliki diameter batang 10 cm dengan tinggi 12 meter dengan rendemen 0,049 m3, sedangkan kayu jati yang tidak menggunakan produk NASA berdiameter batang 5 cm dengan tinggi 5 m dengan rendemen 0,006 m3. Jadi ada kenaikan rendemen 8 kali lipat. Diperkirakan masa panen lebih cepat dari 30 – 40 tahun menjadi 15 tahun saja. Gunakan selalu produk NASA. Coba dan yakinlah pasti hasil panen jati Anda akan berlipat.

Incoming search terms:

  • pupuk nasa untuk pohon jati
  • Pupuk nasa buat pohon jati
  • budidaya jati nasa
  • produk pupuk nasa untuk tanaman pohon jati
  • proses persemaian biji jati dgn produk nasa
  • pupuk cair untuk kayu jati
  • apakah rambut bisa dipupuk dengan poc nasa
  • pupuk nasa untuk jati emas
  • sengon panen umur 3 tahun menggunakan nasa
  • produk nasa untuk pohon jati biar gak mati kering
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Live
  • MySpace
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati

Related posts:

  1. Budidaya Kopi Nasa
  2. Budidaya Karet Nasa
  3. Budidaya Sengon Dengan Produk Nasa
  4. BUDIDAYA SINGKONG NASA
  5. Tanaman Karet Nasa
This entry was posted in Perkebunan Nasa and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>